Pementasan Sendratasik: Ujian Praktik yang Menghidupkan Kreativitas dan Karakter Murid

MuhammadAl Habib Yusron, M.Pd. 12/02/2026 12


Jakarta, 7 Februari 2026 — Ujian praktik mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Seni Budaya kelas XII SMA Islam Al Azhar 19 dikemas dalam sebuah pementasan sendratasik (seni, drama, tari, dan musik) yang memukau. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi akademik, tetapi juga ruang pembelajaran karakter, kreativitas, dan kolaborasi antar murid.

Melalui pementasan ini, murid kelas XII menampilkan drama dan tarian kreasi yang dirancang secara mandiri, mulai dari penulisan naskah, konsep artistik, pembuatan dekorasi dan properti, hingga pengaturan teknis panggung. Proses panjang tersebut melatih tanggung jawab, disiplin, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama dalam satu tim besar.

Kepala SMA Islam Al Azhar 19, Ibu Tati Ferawati, M.Pd., menyampaikan bahwa sendratasik merupakan bagian dari strategi pembelajaran holistik sekolah. “Kami ingin anak-anak tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara karakter. Melalui sendratasik, mereka belajar menyatukan perbedaan, menghargai proses, dan bertanggung jawab terhadap karya bersama,” ujarnya.

Salah satu murid kelas XII, Dzikrullah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga. “Kami belajar banyak hal, bukan hanya seni, tetapi juga kebersamaan, komunikasi, dan saling memahami. Ini pengalaman yang tidak akan kami lupakan,” tuturnya.



Sekolah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan dan seluruh orang tua murid, khususnya Jam’iyah kelas XII, atas dukungan dan sinergi yang terjalin selama proses persiapan hingga pementasan. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan bermakna.

Melalui kegiatan ini, SMA Islam Al Azhar 19 terus meneguhkan komitmennya sebagai sekolah Islam unggulan yang memadukan prestasi akademik, penguatan adab, pembinaan tahfiz Al-Qur’an, serta pengembangan bakat dan minat murid. Pementasan sendratasik menjadi salah satu bukti nyata pembelajaran yang hidup, kreatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter generasi masa depan.

Berita
0 komentar

Tulis Komentar

Kembali